oleh

Aksar Anshori Faishal: Ikhtiar Menuju Pilkada Lombok Tengah

Praya, RedaksiNews.co – Aksar Anshori Faishal, mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat periode 2014-2019, berikhtiar untuk ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lombok Tengah 2020.

“Insya Allah, saya masih ikhtiar. Saya sudah turun ke sekitar 76 persen kecamatan dan desa di Lombok Tengah. Kegiatan yang saya lakukan bermacam-macam,” kata Aksar menjawab redaksinews ketika dihubungi, Selasa, 10 Desember 2019.

Ia terus mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan di Lombok Tengah, antara lain haflah, haul, maulid, takziah, rapat-rapat terbatas, yasinan, berbagai perlombaan di kecamatan dan desa-desa serta aktivitas keagamaan dan kemasyarakatan lainnya.

“Saya perbanyak diskusi dengan tokoh dan masyarakat, menjadi narasumber, fasilitator dan advokasi kepada masyarakat. Ini ikhtiar saya menuju Pilkada Lombok Tengah 2020,” kata Aksar yang selama sepuluh tahun menjadi komisioner KPU NTB.

Aksar nampaknya memang serius maju Pilkada Lombok Tengah 2020. Berbagai kegiatan dia lakukan di hampir seluruh kecamatan dan desa di Lombok Tengah. Diskusi, kunjungan lapangan dan survei adalah strateginya menjaring aspirasi masyarakat di sana.

Saya berikhtiar, kata Aksar Anshori Faishal. (Foto Dok. Pribadi).

“Saya mengunjungi pondok-pondok pesantren di 15 titik. Bagi saya ikhtiar harus dilanjutkan. Karena itu, saya juga menemui tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Aksar yang juga tokoh NU dan pernah memimpin GP Ansor NTB ini mengatakan dirinya sudah menemui sedikitnya 43 tuan guru, para kepala desa dan kepala dusun, tokoh pamswakarsa dan komunitas masyarakat lainnya. Dia juga bersilaturahim dengan para sahabatnya dan melakukan aktivitas keagamaan di banyak masjid dan mushalla.

Lombok Tengah adalah daerah pertanian dan pariwisata. “Saya ingin menyerap aspirasi dari para pelaku pariwisata, petani semangka, petani tembakau, petani kopi, pengrajin, kelompok-kelompok tani, dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ucapnya.

Ada desa wisata di Lombok Tengah. Kita perlu serap aspirasi mereka, juga masyarakat di kawasan hutan, masyarakat sekitar tambang, dan masyarakat di kawasan mata air.

“Alhamdulillah, sampai saat ini, meskipun di Pilkada Lombok Tengah sudah beredar sejumlah figur, tapi saya juga cukup banyak dibicarakan masyarakat di Lombok Tengah. Ini ikhtiar saya,” ujarnya.

Aksar berencana maju Pilkada Lombok Tengah 2020 melalui jalur partai politik. “Saya sudah mendaftar di PPP dan PDI Perjuangan. Dan, akan mendaftar ke PKB dan NasDem,” katanya.

Ini, Aksar Anshori Faishal

Aksar adalah putra Lombok Tengah. Pengalamannya tidak perlu diragukan, sejumlah tokoh dan banyak masyarakat mengakui integritasnya. Dia adalah seorang aktivis sejak di bangku kuliah hingga lulus di Fakultas Pertanian Unram tahun 1994.

Berbagai pengalaman ada pada dirinya, dia menjadi konsultan di berbagai aspek kehidupan masyarakat baik di Lombok Tengah, Lombok Barat maupun level Nusa Tenggara Barat. Dia memahami soal program kesehatan ibu dan anak. Selain itu, bidang pertanian berkelanjutan, kesehatan dan sumber daya alam.

Aksar menaruh perhatian pada persoalan agraria. Dia sering memberikan advokasi pada konflik agraria. Bahkan, dia menjadi konsultan untuk perencanaan dan penganggaran APBD pro kemiskinan.

Sepak terjangnya sebagai aktivis terlihat ketika menjadi Ketua Umum PC PMII Mataram, Ketua PW GP Ansor NTB, Wakil Ketua DPD KNPI NTB. Aksar kini masih menduduki Sekretaris Komisi Kominfo MUI NTB, Ketua PW IKA PMII NTB, Sekretaris PWNU NTB.

Selain itu, dia menjadi Pembina Ponpes Sullamul Ma’ad NU Penujak Praya Barat dan Pembina Ponpes Nurussalam NU Tanak Awu Pujut.

Soal kepemiluan, Aksar sepuluh tahun menjadi penyelenggara pilkada. Pernah aktif dalam jaringan pemantau pemilu, sebelum akhirnya menjadi komisioner KPU pada 2008-2013, kemudian menjadi Ketua KPU NTB 2014-2019.

Kini, dia berikhtiar menuju Pilkada Lombok Tengah 2020.

(red.2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *